English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, 20 December 2017

Pin Digital Dan Analog Pada Arduino

  Digital dan analog bisa dibilang sebagai penilaian yang sekilas berbeda. Dapat disimpulkan bila kita menanyakan kepada seseorang menganai sesuatu, lalu pilihan jawabanya adalah ya atau tidak. Nah ya atau tidak adalah penilaian dari pin digital. Pin digital akan memberikan 1 dan 0, sedangkan untuk analog bisa ditebak bahwa hasilnya tidak menentu bisa saja itu atau mungki ini. Jadi pin analog akan memberi penilaian angka banyak, contoh saja dalam Arduino Uno menggunakan arsitektur ATMEL, nah disitu untuk analog INPUT akan memberi sinyal dari 0 - 1023. Itu merupakan arsitektur mikrokontroler 10bit.

  Didalam pin analog dan pin digital terdapat 2 tipe pin yaitu input dan output. Coba lihat gambar di atas kita dapat melihat analog dan digital. Mungkin dari kalian bingung mana yang dimaksud input dan output. Di Arduino memang tidak tergambar terlalu jels input dan outputnya. Pada gambar yang dikotaki merah adalah pin digital, tapi jangan salah didalam kotak yang saya tandai tersebut terdapat digital input, digital output, dan analog output. Digital output dan input hanya dituliskan I/O artinya semua pin digital yang dikotaki bisa digunakan sebagai input atau output. Sedangkan posisi analog output adalah pin yang ditandai (~), pin analaog output pada Arduino UNO adalah 3,5,6,9,10,11. 

  Lanjut lagi gambar yang dikotaki kuning, itu merupakan pin analog input, pin ini sangatlah mutlak dan tidak bisa dirubah. Jadi analog input ini akan menerima sinyal secara analog. Begitulah pin pin digital dan analog berikut contoh programnya

Contoh Digital input dan output
int nilaiinput;  //memasukan nama
int out = 2;  //pin yang dijadikan output
int in = 3;   //pin yanng dijadikan input

void setup(){
  pinMode(out, OUTPUT);  //menentukan input atau output
  pinMode(in, INPUT);   //menentukan input atau output
}

void loop(){
  nilaiinput = digitalRead(in);  // nilaiinput akan bernilai sesuai kondisi pada pin in (3)
  digitalWrite(out, HIGH);   // pin out (2) akan diberi positif jadi akan aktif
  delay(500);
  digitalWrite(out, LOW);   // pin out (2) akan diberi ground jadi akan mati
  delay(500);
}


Contoh Analog input dan output
int nilaiinput;   //memasukan nama
int out =3;   //pin yang dijadikan output dan hanya pin pwm saja
int in = A0;    // pin untuk membaca sinyal input

void setup(){
  pinMode(out, OUTPUT);   //sebenarnya pinMode tidak terlalu dibutuhkan untuk pin analog
  pinMode(in,INPUT);
{

void loop(){
  nilaiinput = analogRead(in);
  analogWrite(out, 255);    // 255 adalah 5volt jadi 1 volt = 55, bisa hitung sendiri
  delay(500);
  analogWrite(in,0);   //pin out (3) akan memberikan ground
  delay(500);
}


Seperti itu saja yang saya berikan, kurang mengerti atau sebagainya bisa tanyakan saja ga perlu segan, dan terimakasih telah berkunjung

0 comments:

Post a Comment

close