English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Wednesday, 21 February 2018

Yuk Cari Tau Sejarah Bluetooth

  Sebenarnya Bluetooth itu adalah nama spesifikasi industri untuk jaringan kawasan pribadi (Personal Area Network / PAN). Bluetooth dikenal pertama kali pada tahun 1999 yang dipromotori oleh 5 perusahaan besar yaitu Ericsson, IBM,Intel, Nokia, dan Toshiba.  Awal mula bluetooth adalah sebagai teknologi komunikasi wireless (tampa kabel) yang beroprasi dalam pita frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical) dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas yakni sekitar 10 meter. Bluetooth berupa kartu yang menggunakan frekuensi radio standar IEEE 802.11 dengan jarak layanan yang terbatas dan kemampuan data transfer lebih rendah dari kartu untuk Wireless Local Area Network (WLAN). Bluetooth ini dikembangkan dan didistribusikan oleh kelompok B-SIG (Bluetooth Special Interest Group)

Awal mula nama Bluetooth dan pembuatan lambang

  Nama "bluetooth" berasal dari nama raja di akhir abad sepuluh, Harald Blatand(Abad 10) yang di Inggris juga dijuluki Harald Bluetooth kemungkinan karena memang giginya berwarna gelap. Ia adalah raja Denmark yang telah berhasil menyatukan suku-suku yang sebelumnya berperang, termasuk suku dari wilayah yang sekarang bernama Norwegia dan Swedia. Bahkan wilayah Scania di Swedia, tempat teknologi bluetooth ini ditemukan juga termasuk daerah kekuasaannya. Kemampuan raja itu sebagai pemersatu juga mirip dengan teknologi bluetooth sekarang yang bisa menghubungkan berbagai peralatan seperti komputer personal dan telepon genggam. Sedangkan logo bluetooth berasal dari penyatuan dua huruf Jerman yang analog dengan huruf H dan B (singkatan dari Harald Bluetooth).

Fitur Keaman Bluetooth

  Bluetooth dirancang untuk memiliki fitur-fitur keamanan sehingga dapat digunakan secara aman baik dalam lingkungan bisnis maupun rumah tangga. Fitur-fitur yang disediakan bluetooth antara lain sebagai berikut:       
·         Enkripsi data         
·         Autentikasi pengguna         
·         Lompatan frekuensi cepat (1600 hops/sec)         
·         Kontrol pengeluaran energi

  Fitur-fitur tersebut menyediakan fungsi-fungsi keamanan dari tingkat keamanan layer fisik/ radio yaitu gangguan dari penyadapan sampai dengan tingkat keamanan layer yang lebih tinggi seperti password dan PIN. Tetapi dari sebuah artikel Internet, menurut penelitian dua mahasiswa Universitas Tel Aviv, mengenai adanya kemungkinan Bluetooth bisa disadap dengan proses pairing berpasangan. Caranya adalah dengan menyiapkan sebuah kunci rahasia pada proses pairing. Selama ini dua perangkat bluetooth menyiapkan kunci digital 128 bit. Ini adalah kunci rahasia yang kemudian disimpan dan dipakai dalam proses enkripsi pada komunikasi selanjutnya. Langkah pertama ini mengharuskan pengguna yang sah untuk menginputkan kunci rahasia yang sesuai, PIN empat digit ke perangkat. Pesan lalu dikirim ke perangkat lainnya, dan ketika ditanyai kunci rahasia, dia berpura-pura lupa. Hal ini memacu perangkat lain untuk memutus kunci dan keduanya lalu mulai proses pairing baru. Kesempatan ini kemudian bisa dimanfaatkan oleh hacker untuk mengetahui kunci rahasia yang baru. Selain mengirim ini ke perangkat Bluetooth yang dituju, semua perangkat Bluetooth yang ada dalam jangkauan itu juga tetap dapat disadap.

Penggunaan Bluetooth

  Sampai saat ini, bluetooth tidak hanya digunakan sebagai media pengiriman data. Beberapa perangkat seperti speaker, jam tangan,  tv, game console, PC, dan bahkan headset sudah menggunakan teknologi bluetooth. Sebagai kemajuan salah satu fitur utama untuk terkoneksi dengan perangkat smartphone. Biasanya bluetooth yang sering kita pakai adalah A2DP (Advandced Audio Distribution Profile). Kemampuan teknologi ini memungkinkan penyeluruh data audio High quality (Stereo atau Mono). Melalui koneksi bluetooth. A2DP ini didesain untuk menghantarkan uni-directional streaming audio dengan kualitas streaming audio dan kualitas stereo 2 channel dari sebuah MP3 ke sebuah Headset atau audio mobile. Teknologi ini mendukung audio dengan forrmat MPEG-1, MPEG-2, MPEG-4, AAC dan ATRAC serta beberapa codec lainnya. Dan A2DP adalah yang paling sering dipakai pada smartphone pada saat ini.

Perkembangan Versi Versi Bluetooth

  Bluetooth sampai saat ini memang sudah memiliki banyak versi. Versi yang pertama muncul adalah v1.0 dan v1.0B. versi yang ini mengalami kegagalan karena perangkat dan teknologi saat itu belum banyak menggunakan bluetooth masih menggunakan Infrared.

Bluetooth versi  1.1 dan 1.2 Bluetooth v1.1 

  menunjukan perbaikan dengan disahkan sebagai standar IEEE standerd 802.15.1-2002, versi ini pun masih mengalami kegagalan karena masih membawa kekurangan versi sebelumnya. Dan kembali diperbaiki menjadi  v1.2 versi ini memiliki kompatibilitas dengan teknologi sebelumnya dengan kecepatan 721 kbit/s. Perkembangan bluetooth tidak berhenti sampai v1.2 saja.

Bluetooth Versi  v2.0 + EDR dan v2.1 + EDR

  Bluetooth v2.0 + EDR diperkenalkan pada tahun 2004. Vversi ini menggunakan teknologi Enhanced Data Rate (EDR) untuk mentransfer data yang lebih cepat. EDR mendukung kecepatan transfer dara hingga 3 mbit/s, meskipun pada saat di test kecepatannya hanya sampai 2,1 mbit/s. Tiga tahun setelah peluncuran v2.0 + EDR. Bluetooth SIG mengumumkan Bluetooth  v2.1 + EDR adalah yang mendukung penuh kompatibilitas terhadap versi  sebelumnya. Pada versi ini bluetooth memperkenalkan teknologi Secure Simple Pairing (SPP) yang meningkatkan kemampuan pengiriman dan penerima sinyal antar perangkat. Dan versi 2.1 ini juga memperkenalkan fitur Extended Inquiry Response (EIR) yang memberikan lebih banyak informasi sebelum meakukan pairing pada perangkat lain. Teknologi ini memungkinkan dapat meghemat penggunaan daya.

Bluetooth Versi  3.0 + HS Bluetooth  v3.0 + HS

  diperkenalkan pada 21 April 2009 yang menyediakan kecepatan hingga 24 mbit/s. Pada versi ni link bluetooth hanya digunakan untuk pairing dan pembentukan jalur akses data, sementara pengiriman dan penerima data menggunakan link wireless 802.11 (sama seperti Wi-Fi). Fitur ini menambahkan Alternate MAC/PHY (AMP) yang memberikan dukungan link 802.11 untuk mentransfer data jauh lebih cepat.

Bluetooth Versi  4.0 Pada tahun 2010 

  Bluetooth mengeluarkan versi  v4.0 yang menggunakan fitur Bluetooth Low Energy (BLE). Konsumsi daya yang kecil, waktu pemakain yang lebih lama, biaya produksi yang rendah, jangkauan yang lebih besar serta kecepatan transfer hingga 1 Mb/s menjadi unggulan bluetooth  v4.0 ini. BLE tidak digunakan pada semua perangkat oleh karena itu Bluetooth v4.0 menggunakan teknologi Dual Mode, yaitu mengaktifkan dua tipe wireless. Koneksi wireless bluetooth classic yang masih banyak digunakan pada perangkat yang ada dan BLE sebagai standar baru penggunaan koneksi wireless.

0 comments:

Post a Comment

close