English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

Monday, 30 July 2018

Pengguna Pascabayar Dan Ketipu Karena Mytelkomsel Diakses Orang ? Jangan Panik Baca Pengalaman Saya


  Kalian pengguna Pascabayar Telkomsel atau biasa sebut sih Kartu Halo, lalu kalian tertipu karena memberi akses Mytelkomsel kepada oranglain. Oke bro saya ngerti banget perasaan kalian, dan kali ini saya bagikan berdasarkan pengalaman saya sendiri. Mari kita simak secara seksama.

  Pada tanggal 25 july 2018 ayah saya telah terkena tipu, saat itu saya tidak mengetahui soal kejadian itu karena ayah saya ini orangnya lebih suka memendam perasaam, hingga tgl 27 itu ayah saya ini terlihat murung dan mudah marah. Pada akhirnya ibu saya menceritakan bahwa ayah saya ini terkena tipu sebesar Rp. 2,179,860. Menurut saya sih itu udah masuk angka yang besar, saat itu saya diskusi dengan ibu saya mengenai penipuan tersebut, karena ayah saya sedang memancing jadi saya tidak bisa berbicara langsung. Mungkin dengan memancing ayah saya bisa merasa tenang.

  Pada tanggal 28 itu saya mulai membicarakan soal penipuan tersebut dan ternyata memang benar bahwa ayah saya ini telah tertipu bahkan bukan 2 juta saja namun sebesar 4,8 juta'an. Saya lantas kaget lah liat angka yang cukup besar. Bayangkan saja, kami ini bukan keluarga yang serba ada, bahkan dulu ayah saya pernah tertipu 300 ribu pun terasa berat sekali. Nah saya disini menyusun cara untuk menjebak penipu. Saat itu penipu belum diketahui nama dan asal mulanya. nih begini saya memancing identitas penipunya.

  Awalnya itu saya sengaja melakukan sms salah sambung, jadi saya ceritanya akan membeli komputer namun sebenarnya saya hanya mengarang. Kenapa saya menanyakan seperti ini ? itu karena penipu itu mirip dengan pencuri, dan pencuri itu selalu berpikir "selagi ada kesempatan, kenapa engga". Dari situ lah saya mendapat ide untuk memancing penipu ini, nah disini saya dapat no rekeningnya bro. Asal kalian tahu, bahwa no rekening ini menyimpan data data bukan ? nah identitasnya pun diketahui dengan mudah.

  Dan saya melakukan pengecekan nama pemilik akun untuk ditindak lanjut, saya disini mendapat celah untuk bisa menghukum si penipu tersebut yang bernama "ADE SAPUTRA". Tanggal 29 pun saya banyak chat dengan si A ini, saya juga menanyakan barang lain. Untuk meyakinkan bahwa si penipu ini benar - benar mencari peluang. Malam hari saya menanyakan WhastApp penipu, dan saya dikasih WhatsApp yang baru ia buat dadakan, disitu saya hanya bisa memukul pintu untuk pelampiasan,

  Lanjut lagi tanggal 30 saya mendatangi kerjaan ayah saya di Pagarsih Bandung, dan saya pun menuju Grapari terdekat untuk permintaan blokir nomor, dan disini yang paling saya suka, pihak Telkomsel memperbolehkan ayah saya untuk berhenti langganan dan blokir nomor dengan mudah, bukan hanya itu saya terheran - heran ketika ditanya ketika pihak telkomsel menyuruh membayar hanya 150 ribu, dan pihak Telkomsel pun pergi sebentar (uang belum diberikan) ketika kembali datang malah turun jadi 117 ribu, si Telkomsel ini lalu mengetik dan meralat kembali ternyata hanya 102 ribu. WTF 102 ribu ? 

  Saya disini antar bahagia dan kesal, pertama ayah saya ini berlangganan internet perbulan 150 ribu + sms + telfon + dll bisa mencapai 200 ribu perbulan ini kok cuman 102 ribu, soalnya pada tgl 25 pengecekan di *888# itu mencapai 2juta lebih dan tgl 28 mencapai kurang 4,8 jtua. Lah ini kok malah jadi 102 ribu.

  Oke biar saya jelaskan alasan ini yang buat saya kesal. Telkomsel merupakan perusahaan besar. Tentunya nama baik Telkomsel ingin terus terjaga. Nah pada dasarnya Telkomsel ini bukan ingin melindungi si penipu namun Telkomsel tidak ingin ambil pusing, dan ingin nama Telkomsel tercoreng karena penipu tersebut. Jika kalian jadi saya, kalian bakal tahu sendiri dari ekspresi si costumernya ini. Ditambah lagi hilangnya bukti bahwa tagihan 4,8 juta, mungkin seperti itu lah alasan Telkomsel.

  Penipu juga pelanggan mereka, maka mereka juga akan melindungi pelangganya. Pada intinya jika kalian ketipu jangan panik dulu, cobalah datang ke grapari atau langsung ke polsek terdekat. Bagi para penipu jangan senang karena sangat mungkin bila kasus ayah saya ini di alihkan ke pihak Telkomsel agar tidak merusak nama baik.

sekian dari saya dan terimakash semoga cerita ini membantu untuk kalian yuk sebarkan biar ga ada yang kena lagi

Bonus data pelaku dan kawan - kawan
no telp
08116499409   (penipu utama A.S) 
081277338369 (penerima pulsa)
082180010670 (penerima pulsa)
0812774435133 (penerima pulsa)
082182905021 (penerima pulsa)
081211041240 (penerima pulsa)
no rekening
1080016239130 MANDIRI (Penipu utama A.S)

2 comments:

  1. barang kali mengenal hubungi saya di wa 085703834959

    ReplyDelete
  2. lapor aja bang

    ReplyDelete

close